Hadi4h terbaik yg tak perlu dilihat untuk merasakannya...

Rabu, 4 Februari 2009 09:46:03 - oleh : admin

…..para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar supir bus lalu dengan tangan meraba-raba kursi dia bejalan menyusuri lorong sampai manamukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si supir. Kemudian ia duduk meletakkan tasnya dipangkuaannya dan menyandarkan tongkatnya pada tungkainya.
Setahun lewat sejak Susan 34 tahun menjadi buta gara-gara salah diagnosa, dia kehilangan penglihatannya dan terlempar kedunia gelap gulita, penuh amarah, frustasi dan rasa kasihan pada dirinya sendiri. Sebagai wanita yang sangat independent, Susan merasa sangat terkutuk oleh naib yang membuatnya kehilangan kemammpuan, merasa tak berdaya, dan menjasi beban bagi semua orang disekelilingnya.

Air mata bahagia membasahi pipi Susan, karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa memastikan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung karena Mark memberikan hadiah yang jauh lebih berharga dari pada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihatnya dengan matanya untuk menyakinkan diri, hadiah cinta yang bisa menjadi penerang dimanapun ada kegelapan…
Bagaimana mungkin ini bias terjadi padaku? Dia bertanya-tanya, hatinya mengeras karena amarah. Tetapi, betapa seringnya ia menangis dan menggerutu, kenyetaan yang menyakitkan itu takkan pernah bisa lagi mengembalikan penglihatannya. Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis, mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat menguras tenagan dan membuat frustasi. Dia menjadi sangat bergantung pada Mark, suaminya. Mark seorang perwira angkatan udara, dia mencintai Susan dengan tulus. Ketika istrinya baru kehilangan penglihatannya, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekat untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi. Latar belakang militer Mark yang membuatnya terlatih untuk menghadapi bagaimana situasi darurat. Tetapi dia tahu, ini adlaah pertempuran yang paling sulit yang pernah dihadapinya.
Akhirnya Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia bisa sampai kekantornya? Dulu Susan bisa naik bus. Tetapi sekarang terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak sipinggir kota yang bersebrangan. Mula-mula kesepakatan itu membuat Susan nayman dan Mark puas bisa melindungi istrinya yang buta, yang tadinya tidak yakin akan hal-hal yang sederhana sekalipun. Tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru, membuat mereka terburu0buru dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. Tetapi baru berfikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak, Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah. Bagaimana reaksinya nanti ?
Persis seperti dugaan Mark, Susan negeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi “ Aku buta !!!” tukasnya dengan pahit, “ Bagaimana aku bisa tahu kemana aku pergi ? aku merasa kau akan meninggalkan aku”.
Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi ia tahu apa yang harus dilakukan. DIa berjanji bahwa setiap pagi dan sore, ia akan naik bus bersama Susan, selama masih diperlukan, sampai Susan hafal dan bisa pergi sendiri. Dan itulah yang terjasi, selama dua minggu penuh Mark menggunakan seragam militer lengkap, mengawal Susan ked an dari tempat kerjanya setiap hari. Dia mengajari Susan bagaimana menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya untuk menemukan dimana ia berada dan bagaimana beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus dan menyisakan kursi kosong untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung waktu turun dari bus atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas dilorong bus. Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taxi ke kantronya.
Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan dari pada yang pertama, Mark yakin hanya soal waktu sebelum Susan ammpu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebelum wanita itu kehilangan penglihatannya, wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apapun dan tidak akan pernah menyerah. Akhirnya, Susan memutuskan bahwa ia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri.
Tibalah hari Senin, sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta Mark. Dia mengucapkan selamat berpisah untuk pertama kalinya mereka pergi kearah yang berlawanan, Senin, Selasa, Rabu, Kamis….. setiap hari dilaluinya dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil ! dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal.
Pada hari jum’at pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerjanya. Ketika dia akan membayar ongkos naik bus sebelum turun, sopir bus berkata “ wah, aku iri padamu “ Susan tidak yakin apakah sopir itu berbicara kepadanya atau tidak, lagipula siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untuk menjalani hidup ? dengan penasaran, dia berkata kepada sopir itu “ Kanapa kau bilang kau iri kepadaku ? “ sopir itu menjawab “ kau pasti senang dilindungi dan dijagai seperti itu” Susan tidak mengerti apa maksud si sopir. Sussan bertanya lagi “ apa maksudmu ? “ kau tahu minggu kemarin, setiap pagi ada pria tampan berseragam militer berdiri disudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus, dia memastikan bahwa kau menyebrang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk kekantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung “ kata sopir itu.

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Lain-lain" Lainnya

Main menu
Interaktif
Login

Username
Password

Register
Forgot Password
Kalender
« Sep 2010 »
M S S R K J S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
Statistik Situs
Visitors :8430 Org
Hits : 291354 hits
Month : 523 Users
Today : 51 Users
Online : 5 Users
Admin Support
Naj
YM Status